Jumat, 07 April 2017

“Letak Geografis Indonesia Sebagai Modal Dasar Pembangunan”



MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANGARAAN”

    

 



Nama: Luthfan Noor Aditya
Jurusan: Ilmu Komunikasi
NPM: 14816136











Kata Pengantar

Puji dan syukur kami ucapkan kepada tuhan yang maha esa atas waktu dan kesempatan yang diberikan sehingga dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat pada waktunya. Tidak lupa kami sampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam penyususan makalah ini yang berjudul “Letak Geografis Indonesia Sebagai Modal Dasar Pembangunan” menyadari dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari kata sempurna, untuk itu kami mohon kritik dan saran yang membangun agar kedepannya kami bisa lebih baik lagi.
Semoga makalah ini memberikan informasi yang berguna serta bermanfaat untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua.

Jakarta, 2017

Penyusun


Daftar Isi

BAB I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang................................................... ................................... 1
BAB II Pembahasan
2.1 Secara Astronomis Letak Indonesia .................................................... 2
2.2 Luas wilayah dan letak strategis.......................................................... 2
2.3 Sumber Daya Alam.............................................................................. 2
2.4 Penduduk yang besar dan budaya yang beragam................................. 2
2.5 Stabilitas Keamanan............................................................................. 3
2.6 Komitmen politik dari pemerintah....................................................... 3
2.7 Keberhasilan pembangunan................................................................. 3

BAB III Kesimpulan dan Saran
3.1 Kesimpulan......................................................................................... 4
3.2 Saran................................................................................................... 4

DAFTAR PUSTAKA




BAB I
PENDAHULUAN



1.1  Latar Belakang

Indonesia merupakan Negara kepulauan yang terletak diantara dua benua dan dua samudra dan dihuni oleh berbagi macam suku bangsa yang memiliki adat istiadat, bahasa daerah dan kepercayaan yang berbeda. Indonesia memiliki 17.508 pulau baik besar maupun kecil dan sudah diberi nama maupun yang belum.
Dengan bentuk kepulauan dan memiliki banyak penduduk Indonesia perlu adanya konsepsi dasar yang harus dimiliki oleh setiap warga negara untuk menghadapi setiap gejolak dan tantangan globalisasi.
Sejak dahulu nenek moyang bangsa Indonesia telah menyebut Indonesia sebagai “tanah air” yang artiya sejak dulu nenek moyang kita telah melihat Indonesia sebagai kesatuan antara tanah (daratan) dan air (lautan). Sehingga lautan bukan sebagai pemisah melainkan sebagai penghubung.
Indonesia merupakan wilayah yang subur dengan hasil tambang yang melimpah yang bila di kelola dengan baik akan membawa dampak yang sangat baik terhadap warga Indonesia itu sendiri.  Dan jumlah penduduk yang besar bila dina dengan baik akan menjadi pekerja yang efektif dan menjadi modal dalam pengembangan usaha di segala sector.
Melihat keadaan  geografis Indonesia yang terdiri dari pulau pulau maka perlu dengan jumlah penduduk yang besar dan kebhinekaanya maka perlu sudut pandang yang sama untuk menjaga keutuhannya dari seluruh bangsa bahwa Indonesia merupakan satu kesatuan utuh.



















BAB II
PEMBAHASAN


2.1    Secara Astronomis Letak Indonesia
Secara astronomis, Indonesia terletak pada antara 95  BT – 141  BT dan  6 LU – 11  LS. Indonesia memiliki iklim tropis dengan ciri suhu dan curah hujan yang tinggi sangat mendukung aktivitas pertanian dan perkebunan, diantaranya rempah-rempah, kedelai dan buah-buahan. Keuntungan dari lokasi Indonesia secara astronomis adalah memiliki berbagai jenis hasil pertanian sebagai sumber devisa negara.
Secara geografis, Indonesia terletak diantara dua Benua Asia dan Benua Australia. Samudra yang mengapit Indonesia adalah Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Posisi ini membuat Indonesia dilalui oleh jalur pelayaran Internasional yang ramai. Lokasi Indonesia pada posisi silang membawa dampak negatif bagi kehidupan bangsa, antara lain masuknya pengaruh asing yang merusak mudah masuk ke Indonesia, terjadinya akulturasi dan asimilasi. Akibat dari letak geografis di wilayah Indonesia bertiuplah angin muson. Bertiupnya angin muson berdampak pada pola curah hujan, wilayah bagian Barat Indonesia mendapatkan curah hujan yang lebih banyak dibandingkan bagian Timur.

2.2    Luas wilayah dan letak strategis
Negeri ini merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dan terletak di lokasi yang strategis di garis khatulistiwa dengan jumlah pulau sekitar 17.408 pulau, dimana sekitar 60 % dari seluruh wilayah terdiri dari air dan selebihnya berupa daratan. Bila dibandingkan luas wilayah Indonesia hampir sama dengan luas seluruh benua Eropa atau luas Amerika Utara. Panjang rentang dari ujung barat sampai ujung timur mencapai 5.100 km dan panjang dari utara ke selatan sekitar 1.888 km. Letak geografis Indonesia berada diantara benua Asia dan Australia serta lautan Pasifik dan Samudera Hindia, yang beriklim tropis basah dengan penyinaran matahari sepanjang tahun.

2.3    Sumber Daya Alam
Wilayah Indonesia dengan iklim tropisnya sepanjang tahun memiliki potensi kekayaan alam dan laut yang belum sepenuhnya dieksploitasi.untuk kesejahteraan rakyat. Kekayaan, keragaman dan keindahan alam baik di dasar lautan maupun di darat dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan baik dari dalam negeri maupun dari manca negara.
 Sumber Daya Alam dan Keberagaman Adat


2.4    Penduduk yang besar dan budaya yang beragam
Indonesia termasuk negara berpenduduk terbesar di dunia selain China, India dan Amerika Serikat. Penduduk Indonesia terdiri dari berbagai suku dengan budaya dan adat istiadat yang beraneka ragam, seni budaya, sejarah dan dialek yang berbeda dapat menjadi modal besar bagi pengembangan kepariwisataan.


2.5    Stabilitas Keamanan
Keamanan dan toleransi merupakan syarat mutlak bagi tumbuh dan berkembangnya industri pariwisata. Bangsa Indonesia yang sebelumnya dikenal karena memiliki budaya tinggi, luhur, ramah, santun, beradab, dan sangat toleran antar sesama, disadari atau tidak mulai berubah menjadi bangsa yang mudah tersinggung, dan emosional. Munculnya kasus bom Bali dan kasus yang sama di beberapa wilayah di Indonesia secara langsung dan seketika telah mengakibatkan industri pariwisata kita jatuh terpuruk. Negara kita mulai dicap sebagai negara teroris dan seakan telah kehilangan jati dirinya. Oleh karena itu marilah kita membangun kembali citra negeri ini, mengembalikan kepercayaan dunia bahwa negeri ini memang negeri yang beradab, berbudaya, santun dan toleran kepada semua umat manusia.

2.6    Komitmen politik dari pemerintah
Komitmen politik yang kuat dari pemerintah untuk mempersatukan bangsa dan menjadikan sektor pariwisata sebagai andalan dalam pembangunan ekonomi rakyat akan berpengaruh langsung dan dapat menjadi modal dasar bagi pengembangan industri pariwisata.

2.7    Keberhasilan pembangunan
Keberhasilan pembangunan telah memberikan dampak positif dalam pembangunan dan pengembangan pariwisata di Indonesia. Prasarana dan sarana yang semakin baik ,telah memberikan kemudahan dan citra positif bagi kepariwisataan Indonesia.

Keberhasilan ini dapat dilihat dari indikator-indikator sebagai berikut:
a. semakin meningkatnya seni dan budaya bangsa
b. semakin meningkatnya sadar wisata dan pertisipasi masyarakat dalam pembangunan pariwisata
c. semakin dikenalnya objek dan daya tarik oleh wisatawan nusantara maupun mancanegara
d. semakin meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan











BAB III
 PENUTUP

A.    Kesimpulan

 Indonesia merupakan negara dengan kepulauan terbesra yang diapait oleh dua benua dan samudra yang di mana menyebabkan Indonesia hanya mengalami dua musim saja. Indonesia merupakan negara yang kaya akan flora dan fauna serta hasil tambangnya. Hasil tambang inilah bisa menjadi modal kesuksesan ekonomi jika dapat di kembangkan dengan baik. Namun di samping itu juga membawa dampak negative jika kita tidak dapat meguasai dengan baik. Karena tidak mungkin Indonesia yang berada di jalur perhubungan dunia mendapat ancaman yang dapat membahayakan bangsa.
Secara demografi Indonesia merupakan negara yang populasinya paling banyak dan menyebabkan penyebaran penduduk menjadi tidak rata. Sehingga hal tersebut menyebabkan terjadinya beberapa masalah penduduk mulai dari lapangan pekerjaan yang tidak mengimbangi jumlah calon pekerja hingga angka kematian anak yang terus meningkat.


B.     Saran

Bagi Indonesia yang ber- pancasila ajaran geopolitik dari ahli dunia tidak sepenuhnya dapat di terapkan di Indonesia. Karena bangsa Indonesia tidak dapat mengembangkan benih ekspansionisme dan adu kekuatan.
Geopolitik bangsa Indonesia hanya sebagai pertimbangan untuk menentukan politik nasionalnya dengan mempertimbangkan kondisi dan konstelasi wilayah Negara Indonesia sebagai wilayah yang utuh.



















DAFTAR PUSTAKA





Tidak ada komentar:

Posting Komentar