Jujur, aku pernah jatuh, aku pernah kecewa, aku pernah gagal, aku pernah disia-sia kan, aku pernah ditinggalkan, aku pernah mengalami hal yang sangat buruk, apapun itu dan aku berfikir; let it flow. Namun, aku percaya, setiap insan pasti pernah merasakan semua itu, tapi aku mensyukuri apapun yang aku dapat, entah yang baik, ataupun yang buruk. Dan kata yang tersirat dalam title ini kata yang sederhana, yang banyak melahirkan orang hebat, aku sering mengucapkan kata-kata ini, disaat aku lagi pasrah, lelah, nyerah, entah ngga tau apa yang sebaiknya aku lakuin, namun kata ini lah yang menguatkanku. Untuk umurku yang masih beranjak menuju kedewasaan, ya mungkin masalahku masih terlalu kecil, dibandingkan dengan orang-orang yang sudah dewasa, yang sudah memiliki keluarga, anak, maupun pekerjaan, tapi aku percaya seiring berjalannya waktu, inshaaAllah aku akan menginjak masa dewasa itu.
Kadang aku sesekali melihat ke belakang, mengingat masa-masa yang menyakitkan, masa-masa yang pernah menghancurkanku, masa-masa dimana masa itu yang membuatku untuk mencoba lebih kuat. Dan aku berfikir kembali, apa gunanya melihat kebelakang?ya untuk memotivasi diriku untuk lebih kuat dan lebih baik lagi, dan di setiap situasi yang pernah aku alami itu terselip sebuah pelajaran, yang bisa aku gunakan di kemudian hari. Hidup harus terus berjalan, berjalan dengan apa yang sudah dikehendaki oleh sang pencipta, berjalan dengan kekuatan, serta keikhlasan, setiap masalah dan ujian yang Dia beri, pasti ada hikmah dan pembelajaran yang dapat kita ambil, Dan aku ingat makna yang tersirat dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 286, yakni La Yukallifullahu nafsan illa wus'ahha; Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya....
Dan untuk saat ini, aku melanghkah, memperbaiki diri, belajar menata masa depan, membahagiakan orang-orang yang aku sayang (keluarga, sahabat), dan di setiap ada kegagalan, kekecewaan lagi yang aku alami, aku percaya ini sudah jalannya, berjalan menyelusuri setiap situasi anugerah yang sering aku maknai sebagai hambatan, dan berjalan menangisi musibah, sebagai nikmat terbesar.
Terimakasih orang-orang di masa laluku, yang pernah mengecewakanku, menjatuhkanku, sebelum kalian meminta maaf, aku sudah memaafkannya, semoga situasi yang kalian beri dapat menguatkanku dan menjadikanku lebih baik lagi di masa depan.
Aku berpesan pada diriku sendiri, apapun yang terjadi, apapun yang aku alami;
LIFE MUST GO ON AND BE GRATEFUL!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar