Mungkin judul ini terlalu menggambarkan apa yang segalanya terjadi dan
selalu silih berganti terjadi. Terjadi dengan hal yang tidak pernah
diharapkan, walaupun pada kenyataannya "kita" sangat teramat paham dan
sangat yakin kalau suatu saat akan terjadi, dan memang, beberapa waktu
lalu terjadi. Entah siapa yang harus disalahkan ataupun siapa yang harus
bertanggung jawab atas semua kejadian yang tidak mengenakan, walaupun
tetap "kita" lah yang hanya tau hal ini. Beberapa waktu lalu sempat juga
berbicara dengan seseorang masalah buruk ini, ya sekali lagi soal
pengharapan keras yang aku lakukan di awal-awal tersebut. Tapi aku harus
bersikap dewasa atas semua kejadian yang terjadi, membuka mata,
memasang telinga dan kuatkan hati buat menerima semuanya, hanya itu kok.
Tapi sekali lagi, disini aku hanya manusia biasa yang terkadang tidak
bisa menerima hal-hal yang tidak pernah sesuai dengan apa yang
diharapkan. Sebelum benar-benar menerimanya perasaan pertama hanya
antara marah/harus membenci orang ini. Tapi sekali lagi, disini aku
mempunyai titik batas, dimana batas itu bisa dijangkau, tapi tidak bisa
melebihi. Jika melebihinya, ya yang kita lakukan hanya ada dua pilihan,
antara harus tetap bertahan, walaupun semuanya sudah diatas wajar,
ataupun pergi dan tidak akan kembali. Semua kemungkinan bisa terjadi
kok, sangat amat bisa terjadi, dan kejadian ini lagi-lagi memberikan
pertanyaan yang sama berulang kali, alasan apa lagi aku harus bertahan?
Untuk apa bertahan kalau semuanya pergi? Dan apalagi yang harus aku
jadikan kekuatan untuk bertahan? Sedangkan segalanya pergi satu persatu,
dan aku tidak akan pernah tau akan kembali atau tidak.
Disini aku hanya ingin bilang terimakasih atas peristiwa Datang lalu Pergi, dari sinilah aku bisa menghargai apa arti
kehadiran, dan dari
situasi ini lah aku bisa merasakan apa itu rasanya di tinggal Pergi dan bahkan sosoknya tidak akan kembali lagi.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar